$type=grid$count=4$va=0$meta=0$snip=0$rm=0$show=home

Menanam Melon Organik, Modal 20 juta Hasilkan 120 Juta

Saat ini banyak petani yang memakai cara instan untuk memaksimalkan hasil pertanian dengan memanfaatkan berbagai obat dan pestisida. Namun...

Saat ini banyak petani yang memakai cara instan untuk memaksimalkan hasil pertanian dengan memanfaatkan berbagai obat dan pestisida. Namun, tidak demikian dengan Satrio Seno Suwarno, pendiri PT Lumbung Banyu Bumi, yang tergerak ingin mengangkat kesejahteraan petani melalui pertanian organik. ”Saya putra daerah Demak, merasa prihatin karena nasib petani di sini masih dipermainkan para tengkulak,” ujarnya saat mendampingi petani di Desa Weding, Kecamatan Bonang, Demak, kemarin.

Sebagai anak petani, pria yang berprofesi sebagai kontraktor dan berdomisili di Jakarta ini ingin mengajak petani meningkatkan produktivitas lahan. Kepeloporan itu dia lakukan di lahan pertanian yang kurang produktif seperti wilayah utara Demak. Di lahan kurang produktif itu, kebanyakan petani menggunakan cara mudah, yakni memakai pupuk kimia. Tapi Satrio berjuang menggunakan pupuk organik cair yang dia produksi untuk mengoptimalkan produksi pertanian. Ia juga menularkan ilmu tentang cara bercocok tanam organik itu kepada masyarakat sekitarnya. Para petani yang bersedia menerapkan pertanian organik ini pun bergabung menjadi mitra dan mendapat sebutan ”anak tani”.

Tes Unsur Hara

”Di Demak, anak tani PTLumbung Banyu Bumi sebanyak 570 orang dan tersebar di Kecamatan Dempet, Gajah, Bonang, Kota, Wedung dan Wonosalam,” katanya.

Selain itu, ia juga menggandeng petani di Kabupaten Grobogan dan petani bawang merah di Brebes. Petani yang ingin mencoba pertanian organik ini, ia terlebih dahulu akan mengetes kandungan unsur hara di lahan mereka. PT Lumbung membawa sampel tanah tersebut untuk diuji di laboratorium.

Hasil pengujian itu nantinya untuk menentukan penanganan yang tepat sesuai kandungan unsur hara dalam tanah tersebut. Selanjutnya, petani akan didampingi tim pendamping pertanian dari PT Lumbung. Seperti yang dialami Sururi, petani melon dari Desa Weding.

Hasil panen melon satu bahu (0,75 ha) dari lahan miliknya mampu menghasilkan panen melon sebanyak 24 ton. Melon yang dikirim ke Jakarta itu dijual seharga Rp 5.000 sampai Rp 8.000 per kilogram di tingkat tengkulak. Padahal modal awalnya hanya sekitar Rp 20 juta dan sudah termasuk dengan ongkos tenaga.

Di lain tempat, Iman, anak tani PT Lumbung dari Desa Jali, Kecamatan Bonang, mengaku, hasil produksi padi pada musim tanam II tahun ini bisa 4,2 ton/bahu. Adapun sebelum menerapkan pertanian organik pada periode tahun lalu hanya berkisar 3,1 ton/bahu. Hal sama dialami Sulaiman, petani dari Desa Weding yang mendapatkan hasil panen padi 4,17 ton/bahu. ”Sebelumnya hanya 2,6 ton per bahu,” jelasnya.

Sumber: berita.suaramerdeka.com/smcetak/giatkan-pertanian-organik-di-lahan-kurang-produktif

KOMENTAR

Nama

Acara,14,Anti Hoax,1,Apindo,1,Banjir,1,Banser,3,Basmi Karaoke,1,Bawaslu Demak,1,Beras,2,Bisnis,2,BLK Demak,1,Bonsai Demak,1,Buah Tin,7,Buku Panduan KPPS,1,Buku Pustaka,6,Bulog,1,Bupati Demak,1,Buruh,1,Covid-19,1,CPNS 2018,8,Direktori,1,Download,1,Ekonomi,10,Fatayat,1,Gerebeg Besar,1,GP Ansor,5,Gus Mus,1,Harlah NU,1,Haul Sultan Fatah,1,Hikmah,2,Hukum,3,Ide Kreatif,2,Inspirasi,15,ISNU Demak,2,Jenis Buah Tin,1,Kabar,71,Kabar Nasional,13,Kaligawe,1,Karang Taruna,5,Kecelakaan,1,Kesehatan,3,Ketanaga Kerjaan,1,Ketupat,4,KH. Ma'ruf Amin,1,KOHD,7,Kokam,1,Komunitas,4,Komunitas Literasi Demak,2,KPPS,1,KPU Demak,3,Kuliner Demak,4,Layanan Kepolisian,5,Layanan Kesehatan,3,Layanan Masyarakat,20,LBH Demak Raya,23,Lingkungan,3,Lowongan Kerja,22,LPK Ashabi,1,Manfaat dan Khasiat Tin,2,Masjid Agung Demak,2,Muhajir Arrosyid,1,Muslimat NU,1,Nahdlotul Ulama,2,Nelayan,1,NU Demak,1,Olah Raga,4,Operasi Zebra Candi,1,Opini,19,Pemilu 2024,1,Pendidikan,7,Penerimaan siswa baru,1,Pengolahan Sampah,1,Peristiwa,10,Pertanian,7,Pilihan,8,Pilkada Jateng 2018,1,Pilkades 2016,1,Politik,1,Polres Demak,1,PSD Demak,3,Pustaka,1,Ragam,14,Religi,2,Resensi,1,RSI NU Demak,1,Sea Games,1,Sejarah,9,Sepak Bola,1,Sinovac,1,Sosial,13,Sosial dan Budaya,41,Tahun Baru,1,Taman Literasi Demak,3,Teknologi,1,Tentang Kami,1,THR,2,Tips dan Trik,6,Tol Semarang Demak,1,umk 2017,1,Vaksin,1,Vaksinasi,1,video,8,Wirausaha,11,wisata,2,Wisata Demak,11,
ltr
item
KCD News: Menanam Melon Organik, Modal 20 juta Hasilkan 120 Juta
Menanam Melon Organik, Modal 20 juta Hasilkan 120 Juta
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjApxc9yakvJsgbrbuLbmcY7wAMYL_EVwC7vCTtuAHoWjJ2mEGlmWLwN5z6wNZ6NtAosGW3FSSTXhgFQKQoxyNB1psKIR_znwoLVfeDS6fHnMF8JJWOM4de2M2sPO1KLMYJMSsNYE4sX6cb/s1600/petani-melon.gif
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjApxc9yakvJsgbrbuLbmcY7wAMYL_EVwC7vCTtuAHoWjJ2mEGlmWLwN5z6wNZ6NtAosGW3FSSTXhgFQKQoxyNB1psKIR_znwoLVfeDS6fHnMF8JJWOM4de2M2sPO1KLMYJMSsNYE4sX6cb/s72-c/petani-melon.gif
KCD News
https://www.kcdnews.com/2016/07/menanam-melon-organik-untung-6-kali-lipat.html
https://www.kcdnews.com/
https://www.kcdnews.com/
https://www.kcdnews.com/2016/07/menanam-melon-organik-untung-6-kali-lipat.html
true
3709301962158094062
UTF-8
Semua postingan ditampilkan Postingan tidak ditemukan Lihat Semua Selengkapnya Balas Batal Membalas Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan Lihat Semua Mungkin anda menyukai postingan ini LABEL ARSIP SEARCH SEMUA POSTINGAN Postingan yang sesuai tidak ditemukan Kembali ke Beranda Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ahd Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des Sekarang 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 bulan yang lalu Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Salin semua kode Pilih semua kode Semua kode telah terkopi ke komputer/gadget Tidak dapat mengkopi kode atau teks. selahkan pencet tombol [CTRL]+[C] (atau CMD+C untuk Mac) untuk mengnyalin Daftar Isi